Bangkok tidak pernah kehabisan cara untuk memukau para pelancong dunia. Oleh karena itu, kota ini selalu menjadi tujuan utama bagi pencinta wisata budaya. Selain itu, salah satu destinasi yang paling wajib Anda kunjungi berada sangat dekat dengan Grand Palace. Masyarakat internasional mengenal tempat suci ini dengan nama Wat Pho.
Tentu saja, kompleks ini memegang peran yang sangat penting dalam sejarah Thailand. Sebab, Wat Pho bukan hanya sekadar tempat ibadah biasa bagi umat Buddha. Kuil ini merupakan pusat pendidikan tradisional sekaligus tempat lahirnya seni pijat ala Thai. Oleh sebab itu, mari kita bedah panduan lengkap untuk menjelajahi keunikan kuil legendaris ini.
Patung Buddha Berbaring Raksasa yang Ikonis
Daya tarik utama yang paling memikat perhatian wisatawan terletak di dalam aula utama. Di sana, Anda akan menyaksikan patung Buddha berbaring (Reclining Buddha) yang berukuran sangat masif. Bahkan, patung megah ini memiliki panjang mencapai 46 meter dan tinggi sekitar 15 meter. Seluruh permukaan tubuh patung tersebut berlapiskan emas murni yang berkilau.
Selanjutnya, Anda wajib berjalan menuju bagian kaki patung tersebut. Sebab, bagian telapak kaki patung ini memiliki desain dekorasi yang sangat istimewa. Para seniman kuno menghiasinya dengan ibu mutiara (mother of pearl) yang menampilkan 108 karakter suci Buddha. Akibatnya, area ini menjadi spot foto paling favorit bagi para fotografer dunia.
Pusat Lahirnya Pijat Tradisional Thailand
Wat Pho memegang gelar sebagai universitas umum pertama di Kerajaan Thailand. Dahulu kala, tempat ini menjadi pusat pengumpulan ilmu pengetahuan kuno, mulai dari ilmu astronomi hingga kedokteran. Oleh karena itu, Raja Rama III memerintahkan pembuatan ribuan prasasti dinding agar masyarakat bisa membaca ilmu tersebut secara bebas.
Bahkan, kuil ini merupakan tempat resmi lahirnya pijat tradisional Thai (Nuad Thai). Hingga saat ini, sekolah pijat di dalam kompleks kuil masih aktif beroperasi. Jadi, Anda bisa mencoba langsung sensasi pijatan autentik dari para terapis profesional setelah lelah berjalan kaki. Selain itu, Anda juga bisa melihat deretan patung yoga yoga kuno di sekitar halaman kuil.
Kemegahan Kompleks Pagoda Berwarna-warni
Daya tarik visual Wat Pho tidak hanya berhenti pada patung raksasanya saja. Sebab, halaman luar kuil ini dipenuhi oleh ratusan struktur pagoda kecil yang bernama Chedi. Secara total, kuil ini memiliki 91 pagoda kecil dan 4 pagoda raksasa yang mewakili empat raja pertama dari Dinasti Chakri.
Uniknya, setiap menara pagoda tersebut menggunakan hiasan keramik berwarna-warni yang sangat detail. Sinar matahari siang akan membuat ubin-ubin keramik tersebut memantulkan warna yang indah. Oleh karena itu, berjalan menyusuri labirin pagoda ini akan memberikan pengalaman visual yang sangat mengesankan bagi liburan Anda.
Menentukan Waktu Kunjungan Terbaik
Kuil ini menetapkan jam operasional yang cukup panjang bagi para pelancong. Namun, Anda perlu memilih waktu kedatangan yang tepat agar liburan terasa nyaman.
Datanglah pukul 08.30 pagi saat gerbang utama baru saja dibuka. Sebab, udara pagi kota Bangkok belum terlalu menyengat kulit. Selain itu, jumlah antrean bus wisata belum terlalu padat sehingga Anda bisa mengagumi patung Buddha dengan lebih tenang.
Sementara itu, sore hari sekitar pukul 16.00 juga menawarkan atmosfer yang syahdu. Sebab, sorotan cahaya matahari senja akan menghasilkan warna keemasan yang eksotis pada dinding kuil. Kemudian, suasana di sekitar area halaman luar juga menjadi jauh lebih sejuk untuk tempat bersantai.
Rute Transportasi Mudah dan Aturan Berpakaian
Lokasi kuil ini sangat strategis dan mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi. Pertama, Anda bisa menggunakan kereta MRT bawah tanah dan turun di Stasiun Sanam Chai. Kedua, Anda tinggal berjalan kaki sekitar lima menit dari pintu keluar stasiun untuk mencapai gerbang masuk kuil.
Alternatifnya, Anda bisa naik perahu wisata Chao Phraya Express Boat dan turun di Dermaga Tha Tien. Lagipula, dermaga ini berada tepat di belakang kompleks kuil sehingga sangat praktis. Dengan demikian, Anda juga bisa menggabungkan rute perjalanan ini dengan kunjungan ke Grand Palace atau Wat Arun.
Namun, Anda harus selalu ingat bahwa tempat ini merupakan kompleks suci yang sangat dihormati. Oleh karena itu, pengunjung wajib mematuhi aturan berpakaian secara ketat. Anda dilarang keras mengenakan celana pendek di atas lutut ataupun kaos tanpa lengan. Sebagai solusi, siapkan kain selendang atau belilah pakaian tertutup di sekitar area pasar luar kuil sebelum Anda masuk.